Kamis, 05 Mei 2011

sebuah kreatifitas dan pelayanan

“KREATIVITAS DAN PELAYANAN KAUM MUDA”

“Janganlah katakan : Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang kuperintahkan kepadamu, haruslah Kusampaikan. Jangan takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk menyertai engkau”, demikian Firman Tuhan (Yer. 1 : 7 – 8).
Banyak kreativitas kaum muda yang bisa ditunjuk sebagai tanda bahwa mereka ingin memekarkan diri. Terlebih respek dan keprihatinan mereka saat berhadapan dengan kenyataan, kaum muda pun selayaknya dan pantas ikut ambil bagian dalam usaha memperkembangkan benih-benih iman Katolik dan bibit-bibit panggilan ke arah imamat – hidup religius.

Masih dalam kepekaan dan rasa tanggung-jawab itulah dibimbing oleh seorang Pastor,sekelompok putra Bunda Gereja – tiga orang Frater, tiga orang eks seminaris, seorang eks Frater, mencoba menjawab : Dapatkah olahraga Seni Beladiri dijadikan serana, alat – wadah kerasulan bagi kaum muda yang populer pelayanan iman Katolik dalam usahanya mencoba mendukung, ambil bagian penyebarluasan panggilan ke arah imamat – hidup religius.

Setelah ide, gagasan itu dicobakan pada sekelompok Mudika, nyatalah bahwa bukan suatu yang tidak mungkin. Satu dua mulai kelihatan hasilnya. Dari pengalaman itu dicobalah mengusahakan agar bisa lebih luas lagi. Dan hal ini memang persis tergantung pada kerjasama yang baik antara berbagai pihak, di samping menyerahkan kepada Penyelenggaraan Ilahi. Dan juga dibutuhkan orang – orang yang beretikad baik, rela berkorban tanpa pamrih, berani mencoba sesuatu yang baru, tanpa takut gagal dan pantang menyerah. Persis itulah sifat positif yang dimiliki oleh kaum muda.

Lepas dari motivasi – motivasi itu semua, disadarilah bahwa tidak ada salahnya bila dicoba dicarikan suatu wujud atau bentuk wadah kegiatan bagi kaum muda, khususnya Muda – Mudi Katolik (MUDIKA), yang terorganisasikan secara rapih dan militan, terarah dan menyenangkan, bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, tak terlupa diutamakan demi perkembangan kedewasaan kaum muda bersama. Sambil mencoba mengangkat, menghargai, mengembangkan sebagian diri seni budaya bangsanya sendiri.
Kreativitas dan pelayanan kaum muda membutuhkan banyak dukungan.
“SUPAYA KAMU PERGI DAN MENGHASILKAN BUAH (Yoh.15:16), sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali” (Mzm. 103:5).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar